Rabu, Februari 15, 2012
PUTRA KEDUA Lahir
mya sudah standar flores timur
Adonara.Ada santo pelindung juga ada nama nenek moyang.
Senin, Februari 06, 2012
JAM TANGAN MEREK SEIKO
Dalam sepuluh tahun terakhir ini saya sudah tidak membeli jam tangan lagi.Karena sudah dua kali dapat gratisan dari perusahaan pada ulang tahun dinas ke 5 dan ke 10.jadi kalau dengan umur sekarang saya masih punya masa kerja 22 tahun lagi berarti masih ada kesempatan dapat 4 lagi jam tangan merk Seiko lagi.Seingat saya terakhir saya beli tahun 2000 merk Citizen tali kulit.Dari dulu memang saya suka yang tali kulit.Lebih ringan ditangan dan cocok sesuai dengan warna pilihan.karena saya suka kalau bukan talinya coklat tua,ya tali hitam.kapan saja bisa diganti terus talinya,karena lebih murah dibandingkan dengan tali jam besi putih /stainless steel.
Walaupun saya lebih suka dengan yang namanya jam kulit tapi karena dapat gratisan dari ulang tahun dinas maka tetap juga saya pakai dan lama kelamaan akhirnya saya menjadi jatuh cinta kepada yang tali besi ini.Begitu lah kita manusia.kalau setiap ada perubahan atau ada hal-hal yang baru pasti bawaannya selalu protes dulu.Padahal lama kelamaan ya jadi suka juga.Seperti saya ini tadinya nggk suka dengan jam tali besi putih karena alasan berat atau tidak cocok dengan kulit tapi sekarang jadi suka.Ya hitung-hitung hemat lah.Dari pada beli. hehehe..
Dulu saya nggk suka jam tangan terutama Seiko ini karena di Adonara dibilang jam orang tua.Karena rata-rata orang tua dikampung yang hampir rata-rata pernah merantau di Malaysia tau mendapat kiriman dari keluarganya yang merantau di Malaysia itu semua pakai jam merek Seiko 5.Rupanya alasan mereka waktu itu karena jam itu tidak perlu dilepas kalau ke kebun atau lagi petik kelapa.Bahkan tidak pernah dilepas kalau mandi.Rata-rata jam tangan itu tahan air.Water Resistance.Tidak pernah ganti baterai.Bapak saya punya 2 waktu itu.dan memang awet walau dibawah untuk aktivitas macam-macam.Entah mahal atau tidak jam ini di Malaysia saya tidak tahu.Perkiraan saya jam di sana pasti lebih murah dan kualitas bagus.Karena perantau yang dari Malaysia itu jam tangannya keren-keren. Beda dengan produk kita di Indonesia yang banyak tiruannya.kena keringat tangan saja jam nya sudah berembun.Padahal dibeli dengan harga ratusan.Makanya rata-rata orang tua di Adonara bahkan yang sudah nenek pun pakai jam tangan Seiko 5 ini.
Tahun 1992 sewaktu saya di kupang saya ketemu dengan orang dari Sabu yang kebetulan istrinya orang Suku Tokan.Dia pernah menetap di Adonara selama 1 tahun,Dia mengaku kaget kalau penampilan ama orang tua dan Ina wae belek di Adonara itu keren-keren.Terutama pada waktu ada pesta atau acara kematian.Yang ama orang tua itu katanya jam tangannya saja merk Seiko 5. Beta takuju oh...
Bahkan dulu Jam tangan itu menjadi ukuran orang merantau itu cepat dapat kerja atau tidak di Malaysia.Kalau sampai di sana di cepat dapat kerja terus bisa cepat bayar utangnya.Langkah kedua adalah beli pakaian,jam tangan,Rantai dan photo terus kirim ke kampung.Biar keluarga di sana tahu kalau anaknya atau suami nya disana sudah dapat kerja dan bisa kumpulkan duit untuk cepat pulang.
Sampai ada cerita begini.Suatu hari 5 pemuda adonara ini janji untuk ketemu di Bandar(kota).Setelah duduk dan nikmati kopi di kedai akhirnya mereka ke studio untuk photo karena minggu depan satu di antara 5 orang itu mau balik kampung.Ini kesempatan untuk mereka bisa kirim uang atau kirim photo dan surat agar ada bertia untuk keluarga di kampung.Biasa lah gaya photo orang malaysia kalau nggk buka kancing baju ya tangan kiri itu pasti ada di atas lutut kalau posisi duduk.atau lengan kiri itu agak dimajukan.Tentu mereka berdiri meyamping biar kelihatan jam tangan dan kalungnya yang besar saat buka 2 kancing baju atas. Ternyata saat itu apes bagi satu pemuda ini rupanya karena lebih action untuk kelihatan kalung besarnya ehh ternyata jam tangannya tidak kelihatan karena dia pakai baju lengan panjang waktu itu. Maka dalam surat dia menulis.." Ina ( mama) kami berlima itu sebenarnya pakai jam tangan semua tapi punya saya tidak kelihatan karena tertutup dengan lengan baju.. Salam dari anakmu di Sabah.
Hehehe..tapi punya saya ini kecil lho modelnya mungkin lebih murah daripada punya perantau Malaysia yang besar dan mahal itu, makanya saya tidak pernah mengirim photo ke kampung pakai jam tangan tangan..wkwkwkw
Dari Lewouran Menuju Vatikan
Ketika ia ditugaskan studi Islamologi, diam-diam ayahnya gelisah. Sang Ayah tidak setuju anaknya menggumuli bidang yang menurutnya berbahaya. Kini, justru karena bidangnya itu, Dr. Markus Solo Kewuta,SVD duduk sebagai anggota Dewan Kepausan.
KEGELISAHAN sang ayah tampaknya cukup beralasan. Ia sering mendengar berbagai kerusuhan bernuansa agama di banyak tempat. Karena itu ia sempat meminta Markus Solo, anaknya, untuk menghentikan studi Islamologi dan bahasa Arab. Markus yang menaruh hormat pada ayahnya, kala itu tak dapat memenuhi permintaan ayahnya. Ketaatannya pada pimpinan tarekat lebih diutamakan daripada memikirkan keselamatan pribadi.
Pada bulan Juli tahun lalu. Markus Solo Kewuta resmi diangkat menjadi anggota Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Agama. Andai ayahnya masih hidup, pastilah ia akan bangga melihat anaknya menjadi orang Indonesia pertama yang duduk dalam jabatan terhomat itu.
Markus lahir di kampung Lewouran, Flores Timur (4/8/68). Ayahnya, Nikolaus Kewuta adalah seorang petani sederhana sementara ibunya Getrurd bekerja sebagai ibu rumah tangga. Kedua orangtua ini telah meninggal dunia. Ayahnya meninggal tahun 2005 sedangkan ibunya tahun 1985. Markus adalah anak bungsu dari lima bersaudara.
Saudara sulungnya, Yosef Bukubala adalah seorang imam SVD juga. Markus mengaku, cita-citanya menjadi imam tumbuh saat mendengarkan kisah-kisah menarik tentang seminari yang disampaikan kakak sulungnya ini. “Perjalanan panggilan kakak saya menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi saya juga.”, ujar penggemar sepakbola ini.
Pulau Flores, khususnya di kampung halamannya, mayoritas penduduk beragama Katolik. Tidak banyak umat dari agama lain. Markus mulai menyadari kenyataan pluralitas Indonesia melalui buku-buku yang dibicaranya. Lelaki yang selalu menjadi juara kelas ini memang rajin membaca sejak Sekolah Dasar. Mulai saat itu, ia juga tertarik mengenal agama lain khususnya Islam.
Mengenal Islam
Keinginan Markus mengenal agama Islam mulai terpenuhi kuliah Islamologi di Seminar Tinggi Ledalero. Selesai studi Filsafat di Ledalero, ia meneruskan studi Teologi di Austria (1992-1997). Di Austria, ketertarikannya pada Islam tetap melekat. Skripsi yang ia tulis juga berkaitan dengan agama Islam, judulnya : Humanisierung der Handhabung des Gesetzes im Koran (Humanisasi Penerapan Hukum Agama Islam dalam al-Qur’an).
Setelah memperoleh gelar Master Teologi, Markus sempat bekerja di sebuah paroki di propinsi Salzburg, Austria, tempat kelahiran pemusik terkenal Wolfgang Amadeus Mozart, selama dua tahun. Tahun 1999 ia melanjutkan studi Doktorat Teologi Fundamental di Universitas Innsbruck, Austria. Tahun 2002 ia berhasil meraih gelar Doktor Teologi dengan predikat Summa Cum Laude.
Pimpinan tarekat tampaknya mengamati, Markus mempunyai minat besar pada masalah dialog agama terutama dengan Islam. Karena itu, kendati Markus telah meraih gelar doctor di bidang Teologi, pimpinannya menugaskan lagi untuk studi Bahasa Arab dan Islamologi. Untuk itu, ia sempat studi di Kairo, Mesir, kemudian di PISAI (Pontifical Institute for Arabic and Islamic Studies) Roma. Markus menyelesaikan studi ini sampai tingkat Licensiat.
Ketika studi di Kairo (2002-2003), imam bertubuh bongsor ini berkenalan dengan Presiden PCID (Pontifical Council for Interreligious Dialogue atau Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Agama) Mgr. Michael Fitzgeralg, yang sedang melawat ke Kairo. Beberapa tahun kemudian (2005) saat Dewan Kepausan menyelenggarakan Konferensi Internasional Dialog Antar Agama di Wina, Austria, Markus Solo Juga diundang.
Waktu itu, Markus memang sudah kembali ke Austria dan bertugas sebagai Rektor Institut Afro-Asia di Wina. Mgr. Fitzgerald sendiri yang mengundang Markus. Pada kesempatan itu Markus diperkenalkan dengan tokoh-tokoh PCID dan peserta konferensi yang lain. (Mgr. Fitzgerald kini beralih tugas sebagai Nuntius di Mesir).
Penasihat Paus
Pertemuan dengan para tokoh PCID itu amat menentukan perjalanan Markus selanjutnya. Rupanya PCID melihat mantan Ketua Irrika (Ikatan Rohaniwan/wait Indonesia di Kota Abadi) ini sebagai sosok yang tepat untuk duduk sebagai anggotanya.
Setelah melewati proses screening, termasuk wawancara, Januari 2007 Markus mendapat panggilan untuk bergabung dengan PCID. “Rasanya seperti mimpi. Saya tak pernah membayangkan dapat bergabung dalam tim Penasihat Sri Paus”, tutur Markus yang fasih berbahasa Jerman, Italia, Inggris, dan Arab ini.
Juli 2007, Markus, yang kerap disapa Padre Marco, diterima resmi bekerja di PCID. Ia menempati Desk Dialog Kristen-Islam untuk wilayah Asia. Amerika Latin dan Afrika Sub-Sahara. Tugas utamanya adalah memantau serta mengikuti perkembangan Dialog Kristen-Islam di wilayah tersebut. Informasi yang ia peroleh lewat berbagai jalur, ia observasi dan simpulkan untuk kemudian di serahkan pada Presiden PCID.
Informasi tersebut diteruskan juga ke Sekretariat Vatikan. Tugas lain yang tak kalah penting adalah menyiapkan berita-berita tertulis (instructions) untuk setiap Nuntius (Duta Besar Vatikan) baru di wilayah tanggung-jawabnya. Selain itu, bersama rekan PCID yang lain, Markus ikut menerima kunjungan ad-Limina para Uskup seluruh dunia.
Pertemuan dengan para uskup tersebut merupakan ajang tukar informasi tentang perkembangan mutakhir dialog Kristen-Islam. Selain itu, PCID juga memberikan peneguhan serta motivasi kepada para uskup untuk terus mempromosikan dialog.
Ciptakan Lagu
Bekerja di lingkungan Vatikan menuntut kerja keras serta disiplin tinggi. Markus yang doyan makan kentang ini, bekerja dari Senin hingga Sabtu. Kantornya terletak di depan Basilika Santo Petrus, Vatikan. Hari Minggu adalah satu-satunya hari untuk beristirahat.
Biasanya ia mengisi waktu luangnya untuk mengembangkan hobinya di bidang musik. Sejak kecil ia memang senang bernyanyi. Ketika masuk seminari, Markus sudah mampu memimpin koor bahkan menciptakan lagu. Sudah cukup banyak lagu rohani yang ia ciptakan, salah satunya lagu Bawalah Daku ke Sion. Lagu ini ia gubah tahun 1992.
Hobi Padre Marco dalam hal musik sempat membawanya masuk dapur rekaman. Kaset pertamanya dikeluarkan tahun 2001, bersama salah seorang keponakannya. Kaset tersebut berisi lagu-lagu pop daerah Flores Timur. Sekarang ini ia sedang menantikan DVD terbarunya bernama Album Agora Volume 1. Album yang dibuat bersama rekan-rekan SVD ini berisi lagu-lagu rohani dalam bahasa Italia, Jerman, dan Indonesia.
Beberapa lagu merupakan ciptaannya sendiri dan sebagian lagi merupakan terjemahan lagu-lagu Italia dengan aransemen baru. Markus merasakan, hobinya di bidang musik ini merupakan selingan yang segar dan seimbang dari tugas-tugasnya yang cukup berat.
Menjadi orang Indonesia pertama yang duduk dalam Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Agama merupakan kebanggaan tersendiri. Markus menyadari, tugas yang diembannya tergolong berat. Ia tak tahu apa yang akan terjadi kelak pada dirinya. Namun, ia tahu bahwa dirinya harus bekerja keras dengan semangat pengabdian total. Itulah sumbangsih yang dapat ia berikan untuk Gerejanya yang ia cintai.
Heri Kartono (Dimuat di Majalah HIDUP edisi 20 Januari 2008).
Minggu, Januari 15, 2012
10 Tahun Dalam Pengabdian
Jawaban sederhananya adalah: Bagian saya adalah bekerja dengan sebaik-baiknya.Yang lainnya mengikuti di belakang.dan tentunya selalu melebihkan syukur.
Di tahun yang ke sepuluh menjadi karyawan ini saya berdoa semoga Tuhan selalu melimpahkan berkat kesehatan untuk saya dan keluarga juga teman-teman sejawat juga kepada semua orang yang bekerja di lingkungan kerja Vico Indonesia agar senantiasa kami bekerja sama dengan sebaik-baiknya agar tercipta lingkungan kerja yang rukun dan damai sesuai dengan visi perusahaan: Tidak ada kecelakaan,tidak membahayakan orang lain dan tidak merusak lingkungan.
Semoga VICO Indonesia terus maju jaya sesuai dengan komitmen menjadi yang terbaik dalam kinerja HSE dan operasional di segala aspek bisnisnya. (from: Spirit of excellence)
Dibalik Pria Sukses, Ada Wanita Hebat
Setelah menyuruh satu-sa...tunya petugas di situ untuk mengisi mobilnya dan mengecek oli, dia berjalan-jalan memutari pompa bensin itu untuk melemaskan kaki. Ketika kembali ke mobil, dia melihat petugas itu sedang asyik mengobrol dengan istrinya. Obrolan mereka langsung berhenti ketika dia membayar si petugas. Tetapi ketika hendak masuk ke mobil, dia melihat petugas itu melambaikan tangan dan dia mendengar orang itu berkata, “Asyik sekali mengobrol denganmu.”
Setelah mereka meninggalkan pompa bensin itu, Wheeler bertanya kepada istrinya apakah dia kenal lelaki itu. Istrinya langsung mengiyakan. Mereka pernah satu sekolah di SMA dan pernah pacaran kira-kira setahun.
“Astaga, untung kau ketemu aku,” Wheeler menyombong. “Kalau kau menikah dengannya, kau jadi istri petugas pompa bensin, bukan istri direktur utama.”
“Sayangku,” jawab istrinya, “Kalau aku menikah dengannya, dia yang akan menjadi direktur utama dan kau yang akan menjadi petugas pompa bensin.”
Kisah diatas memberikan satu hikmah kepada kita bahwa banyak manusia yang menjadi manusia sukses karena dukungan dari wanita yang menjadi istrinya, dan sebaliknya, tidak sedikit juga lelaki yang jatuh dan hancur oleh karena wanita yang dinikahinya
itu.
(The Best Of Bits & Pieces, satu dari 71 Kisah dalam Buku Chicken Soup For The Couple’s Soul)
Jumat, Januari 13, 2012
Selamat jalan nenek Bakar Kopong Boli.
Dalam keheningan malam saya mulai terkenang dengan almahrum Nenek ini.Kurang lebih 3 tahun yang lalu saya dan keluarga bertemu dia di kampung.Waktu itu kondisinya sudah mulai sakit-sakitan.Tapi masih bisa duduk,diajak ngobrol.masih juga ada guyonan-guyonan ringannya. Ini yang tidak pernah kami lupakan dari dia untuk semua keluarga juga orang-orang dikampung.Saya tidak lupa berapa umurnya.Perkiraan saya 75 an tahun.Hanya karena mulai sakit-sakitan jadi raut mukanya tidak pungkiri bahwa dia sudah tampak tua.Tapi tidak untuk semangatnya,terutama guyonannya itu.Beda dengan 5 atau 6 tahun yang lalu sewaktu saya cuti dulu.Semangat,walaupun memang sudah tua.
Karena hobbynya suka bikin kocak perut,maka rumahnya tidak pernah sepi.Selalu saja ada yang berkunjung,minum kopi bersama,sekadar ngobrol menunggu waktu tidur,kebisaan dikampung.Toh tidak ada tamu yang datang pun dengan anaknya sendiri saja di rumah sudah ramai.Nenek Bakar punya 11 anak.dan 2 istri. meniggal 2 orang Alwan Lopi Tokan dan Rahima. Jadi tinggal 9 0rang. Belum lagi terhitung cucu-cucu. Almahrum sendiri adalah putra satu-satunya dengan 5 orang saudara perempuan.Tidak mesti setiap minggu tapi 5 orang saudara perempuannya ini pun rutin datang berkunjung membawa anak dan cucu mereka.Maka kalau sudah berkumpul terasa ramai dan ribut sekali di rumah.Karena semua saudaranya juga suara tinggi dan melucu dan tertawa lepas.Itulah keunikan dari Nenek satu ini dibadingkan dengan Nenek Nama Hada yang pendiam atau Nenek Aji Tadon ( meniggal waktu saya masih kecil) Nenek Sira Boli dan Alm Nenek Paron Mangu di Balaweling.Itulah makanya rumah nenek Bakar ini selalu ramai oleh anak-anak muda untuk sekadar guyonan atau memancing mengulang guyonan yang sering dilontarkan bikin kocak perut. Saya masih ingat dulu misalnya ada Gemohing ( kerja bakti di kampung) atau Seru Bata ( Undangan bakar batu bata) biasanya dilakukan malam hari, atau juga saat malam jaga mayat.Di jamin orang pasti melek sampai pagi.Kalau sudah cerita tentang pacaran mereka jaman dulu,atau waktu merantau di Singapura atau bagaimana dengan bangganya dia paling pertama punya sepeda waktu dia bawa dari Singapura..dan masih banyak lagi.
Itulah sekelumit kenangan.Dalam ketermenungan saya coba merenung tentang pelajaran apa yang saya pelajari dari Nenek ini. Dia satu-satunya deretan keluarga yang beragama islam.Ketaatan beragamanya lumayan bagus.Saya lihat dia tidak pernah lepas 5 waktu sholat,bulan puasa full puasa.Tampaknya Bapak Dullah Sanga di kupang mengikuti jejaknya dalam sholat 5 waktu ini.Kalau Bapak satu ini disiplinnya ampun-ampun.Bapak guru ini mulai bangun pagi sampai tidur lagi waktunya terjadwal semua.Kembali ke almahrum nenek Bakar,dalam segala hal dia tidak terlalu menjadikan hidup ini beban.semuanya adalah dilalui dengan senyuman.terbukti dari senyuman,hobby melucu dan tidak pernah konflik dengan siapa pun.Tidak pernah namanya memukul anak.Kecuali ngomel dan suara tinggi itu biasa.
Dari jauh walau tidak bisa datang dihari perkabungan tapi doa kami menyertaimu semoga engkau diterima di sisiNYa.
Riwayat Hidup Alamahrum
Nama Abubakar Kopong Boli
Istri 1: Rari Notan
anak: Abdullah Sanga Bahon,BA ( PNS guru di kupang)
Alwan Lopi Tokan (almahrum. PNS Kesehatan lingkungan Larantuka)
Ramli Boli beda ( Guru SD di Lewopulo)
Istri 2: Tena Pulo
Anak: Mariani Masi Daen ( PNS guru SD tinggal di LOga)
MAriati wae Raya ( Mangaaleng)
Ziti Masi Lakun,SPD ( PGSD-Nikah di kampung)
Jamal Boli Beda ( Kerja di Palu)
Rahman Aji Tadon,SE ( Kerja Waiwerang0
Rahima ( alm.kembarnya Rahman meniggal waktu kecil)
Umar Bae Bain ( Kuliah Surabaya)
Yati Reon Sabon ( sudah nikah dikampung)
Cucu: 12 orang
Lukman Lega ( PNS lembata)
Lopi,Iren,......dll
Minggu, Januari 01, 2012
Happy New Year
kalau malam tadi Managemen lagi-lagi mengingatkan kami untuk konsisten dengan HSE agar bisa mencapai operasi yang excellent.Maka saya pun konsisten untuk menjalankan program tsb sebagai kewajiban menjadi seorang karyawan.
Secara pribadi saya juga berkomitmen untuk punya beberapa kontrak pribadi dengan management diri saya.
Nah yang buat saya pusing itu Terompet. Lama-lama koq terompet ini bikin polusi suara lho.Terompet ini sudah indentik dengan Lebaran,Natal dan Tahun Baru.
Belum lagi Kembang api.
Jika direnungkan berapa kilogram sampah yang dihasilkan yang dikumpulkan pada tanggal 1 Januari 2012 dan berapa juta keuntungan tukang petasan dan lele terompet itu ya...
Inilah hidup selalu ada siklus juga Sistem. ada yang untung,ada yang rugi,ada yang datang dan ada yang pergi. Seperti tadi malam itu.Kita antar 2011 dan kita songsong 2012.
HAPPY NEW YEAR 2012
Rabu, Desember 28, 2011
Kapan kita melihat fajar?
Dalam praktik hidup terkadang kita terjebak dengan pengabdian atau pengorbanan dengan syarat.Pastor Felix memaknai pengabdian dengan syarat itu dengan isitilah jawa "Wani Piro".Seperti yang masih kita temui dimana-mana orang bisa berbuat apa saja untuk mencapai suatu keinginan tertentu.Dengan jalan pintas sekalipun.Ingin jadi caleg pasti ada yang menawarkan wani piro,,,saya bisa loloskan anda ke kursi itu,wani piro,, kalau orang ini saya geser supaya kamu bisa duduk disitu.Macam-macam.Maka pesan natal kali ini sesuai dengan tema" Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar (Yes 9:1a.).Di Sini kita dituntut untuk mengabdi kepada orang disekitar kita tanpa syarat.Karena tidak ada kasih yang lebih besar selain kasih kita kepada sahabat-sahabat kita.Karena dari mata sahabat-sahabat itu kita menemui terang..Semoga....
Rabu, November 23, 2011
10 Kualitas Pribadi yang disukai orang lain

Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”.
Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
2. Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hati justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.
3. Kesetiaan sudah menjadi barang langka dan sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janjinya, mempunyai komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.
5. Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh, tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang
bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
7. Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8. Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
9. Orang yang “Easy Going” menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada diluar kontrolnya.
10. Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain dan merasakan apa yang dirasakan orang lain.(wakrizki.net)
5 Cara Memetakan Emosi

Kita pasti sering dihadapkan dengan situasi yang membuat emosi naik-turun, bak roller coaster. Hidup memang menawarkan berbagai variasi emosi. Mulai dari yang positif, hingga negatif. Celakanya, jika kita tidak pandai mensiasatinya, hari-hari hanya diisi dengan ”pertengkaran emosi”. Pasti melelahkan.
Lalu, apa yang dapat dilakukan untuk bereaksi dengan kadar emosi yang cukup? Berikut strategi yang bisa menyelamatkan kita dari naik-turunnya emosi secara ekstrim.
Let it out
Tidak ada salahnya untuk mengekspresikan apa yang kita rasakan, karena emosi yang dipendam hanya akan membentuk bottled up feelings. Perasaan yang terpendam justru akan menjadi bom waktu. Tapi tidak semua orang masuk dalam tipe ekspresif, untuk itu menumpahkannya dalam bentuk tulisan adalah alternatif yang bisa dipilih.
Count to ten
Emosi memiliki power-nya sendiri. Gejalanya hanya satu, pada saat kita merasa begitu sensitif, itu artinya emosi akan menunjukkan kekuatanya. Maka disaat semua begitu mudah untuk memancing emosi, menjauhlah dan mulai berhitung hingga sepuluh. Setelah itu barulah berbicara. Berhitung hingga sepuluh, menjadi kesempatan bagi kita untuk melihat konsekuensi yang muncul dari setiap reaksi serta komentar orang sekitar.
Say when
Emosi suka menampakkan keberadaanya secara berlebihan. Jika kita memiliki tendensi untuk melakukan semuanya sendiri, waspadalah. Tidak perlu menjadi wonder woman. Maka tidak ada salahnya untuk meminta bantuan karena ini juga akan melatih kita mengorganisasi setiap ekspresi yang muncul.
Talk to your self
Emosi hadir dengan mengendap-endap. Di menit ini kita baik-baik saja dan beberapa menit kemudian, kita merasa tertarik ke dalam kepanikan. Karenanya setiap kali kita melakukan kesalahan, tidak ada salahnya untuk berbicara pada diri sendiri. Evaluasi diri menjadi bekal untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Fuel up
Emosi tidak bermain dengan aturan yang fair. Emosi justru akan menyerang ketika kita sedang merasa terpuruk. Itu mengapa, relaksasi dan olahraga menjadi cara untuk mengisi kembali ketenangan jiwa. Alhasil, kita akan jadi lebih tenang dan bijak dalam menghadapi segala situasi. (Siagian Priska/prevention)
( Kredit photo: LAW )
Sabtu, November 19, 2011
Faximile, Sebuah dokumen ?
Saya bergurau dengan teman saya itu. Ini menunjukkan bahwa kita lupa menerapkan " Re-Check,Make sure,ensure,to be sure,,seperti saya sering kita baca di SOP ( Standart Operating Procedure).Padahal hal-hal begitu yang sering kita lakukan dalam pekerjaan.Artinya kita tidak menerapkan di tempat lain. ya ini lah buktinya. Saat check out,bayar hotel,tanda tangan,kemudian dikasih bill dalam amplop,langsung masukan dalam tas, dan pergi.
Recepsionis pun mau membantu kami, untuk mengirim bill tersebut via fax.Sebelumnya pun dia meminta maaf atas kesalahan ini. Saya bilang ke teman saya sudah beres semua.
Hehehe bukan sudah beres semua,tapi semuanya tidak beres.Karena bill dalam bentuk fax itu ditolak mentah-mentah beberapa hari kemudian setelah kami ajukan. Saya sedikit ngotot dengan pihak penerima laporan tsb.Saya bilang, ini kan bukan foto copy,toh no fax pengirimkan sesuai dengan no.di kepala surat bill tsb. Tapi tetap ditolak bahwa apakah fax ini menjamin bahwa ini valid atau absah. Saya minta recepsionis mengirim lagi via email.Setelah dikirim saya teruskan ke penerima laporan tadi,,dan ternyata masih ditolak juga.Katanya harus dalam bentuk asli.Sarannya agar saya menyuruh si recepsionis itu kirim via mail pos. Lewat kantor pos atau tiki atau apalah.
Dalam bisnis mungkin iya bahwa urusan dokumen atau arsip harus valid atau yang dapat dipertanggungjwabkan. Apalagi jaman ini ketika marak adanya pemalsuan ijasah,pemasukan uang,dsb sehingga memungkinkan untuk orang menjadi lebih teliti dalam segala hal.Lagi-lagi bisnis menjadi alasan yang mendasar.Tapi ini kan jaman teknologi bung? Apakah bisnis atau apapun menutup mata dengan teknologi. kalau semua harus menuntut dokumen pakai kertas, berapa pohon yang harus ditumbangkan lagi untuk membuat kertas itu. hehehe ini bukan kata-kata saya yang sok Go Green ,,seperti Semboyan Mari hijaukan lingkungan dengan 1 orang 5 menanam 5 pohon yang digencarkan di propinsi Kalimantan Timur itu loh..
Saya akhirnya mengadu ke mbah saya Google dan ini saya temukan:
Menurut Fuad Gani, SS.MA. dalam tulisannya di Managemen Dokumen Perusahaan ada istilah Paperless Office yaitu Sebuah model manajemen rekod elektronik yang dikembangkan oleh PBB mendaftar 6 (enam) jenis dokumen elektronik:
1. Item-item terstruktur: vouchers, pesanan perjalanan, invoice dan pesanan pembelian;
2. Item-item semi terstruktur: surat-surat, memo, telex, fax, e-mail dan laporan
3. Item-item audio-visual: cetakbiru, peta, foto, rekaman suara, video, film dan grafik data;
4. Item-item majemuk: gabungan dari ketiga jenis di atas.
5. Kumpulan item: berkas, rekaman data seri,
6. Item-item saling berhubungan: pangkalan data, salinan-salinan.
Kemudian lebih lanjut menjelaskan bahwadokumen electronik bisa dijadikan sebagai alat bukti sah jika setiap dokumen elektroniknya mempunyai unsur-unsur bentuk intelektual. Unsur-unsur tersebut adalah:1. Penanggalan secara kronologis baik pengiriman maupun penerimaan
2. Tempat dokumen itu dibuat dan/atau dari mana ia dikirim.
3. Alamat Pengirim
4. Nama atau/dan tanda tangan penulis atau pengarang
5. Alamat Penerima
6. Penerima
7. Subjel/Perihal
8. Disposisi
Terakhir kepada Ina M, Saya dan teman saya mengucapkan terima kasih atas bantuannya mengirim dokumen yang kami perlukan.Semoga Tuhan membalas budi baikmu.
Jumat, November 18, 2011
Terbanglah GARUDA KU

Jika anda yang sudah sering kali terbang bersama maskapai Garuda Indonesia tentunya ini bukan barang baru bagi anda.Ada fasilitas hiburan baru dengan sistem AVOD terbaru (Audio Video on Demand) entertainment system dengan televisi di setiap sandaran kursi penumpang.Tentunya Garuda Indonesia ingin memberi rasa nyaman untuk penumpangnya selama perjalanan bersama maskapai ini.
LCD mini AVOD layar sentuh ini,secara otomatis on pada saat pesawat siap lepas landas ketika demo tentang keselamatan selama penerbangan. .Safety induction seperti biasa yang diragakan oleh pramugari yang kadang-kadang bikin bosan itu karena gerakan tangan pramugari seperti kita nonton TVRI tahun 1985 an dulu sewaktu Dunia Dalam berita di pojok kiri TV ada memperagakan bahasa isyarat untuk kepentingan tuna netra itu.Nah..Kalau di fasiltas baru ini parap penumpang bisa menonton langsung dari Layar LCD tu.Selain itu LCD mini touch screen itudilengkapi juga dengan fitur-fitur seperti Film ,video klip lagu indonesia dan barat,dan beberapa fitur lainnya.
03 Nopember 2011 lalu saya memanfaatkan jasa penerbangan ini GA-512 Balipapan-Jakarta,sewaktu ikut pelatihan di Hotel Gran Mahakam Jakarta Selatan.Setelah ketemu no.seat saya langsung duduk.Mata saya langsung tertuju ke mini panel LCD itu di sandaran kursi didepanku tsb.Langsung saja saya coba utak-atik,,ketemu deh ada file-file lagu video klip.Saya pilih lagu-lagu nostalgia,karena hari sudah agak siang.Pikiran saya bahwa lagu ini cocok untuk pengantar tidur selama penerbangan yang hampir 2 jam tersebut.Sesaat saya kesulitan mencari port untuk menyambung kabel head seat.Saya panggil pramugari yang kebetulan lagi lalu lalang disitu mengurus bagasi penumpang.Akhirnya dia tunjukan lubang untuk masukan colokan kabel tersebut.Port tersebut ada di sandaran tangan sebelah kiri penumpang.Rupanya pramugari lebih familiar untuk urusan lubang yang ada di pesawat..hehehe.
Sembari menikmati lagu Pesta karya Hentriesa yang dinyayikan Harvey Malaiholo.Lagu yang pernah dibawakan oleh Joy Tobing sewaktu ajang indonesia Idol 2007.Sampai di reffrain tiba-tiba musiknya berhenti,dan langsung ada muncul dilayar instruksi dari dalam pesawat untuk mendengar safety induction sebelum penerbangan. jadi walaupun LCD mini termasuk self services tapi tetap masih dikendalikan oleh mereka yang mengurus pesawat tersebut.Karena dalam kondisi apapun Safety is the First.Termasuk mendengar instruksi selama penerbangan itu.Tanpa memperdulikan penumpang itu sedang menikmati lagu seperti saya.Karena bagaimanapun instruksi atau berita apapun selama dalam penerbangan adalah jauh lebih penting. I menyangkut keselamatan bersama.Tidak ada toleransi untuk urusan keselamatan.Oleh karena itu jangan lupa untuk matikan selalu HP anda selama mengikuti penerbangan. Terapkan selalu safety di setiap laku anda.
Terbanglah tinggi Garudaku,Jangan jadi kacang Garuda loh..
( Foto: dari Google)
Selasa, November 15, 2011
Mama Saya bahkan tidak pernah mendengar nama Dahlan Iskan
Belakang ini memang kondisi di kampung agak susah terutama air bersih.Walaupun kami tinggal di dekat mata air tapi menurut cerita mama saya bahwa mereka masih kekurangan air.Tidak ada yang mengurus disana katanya.Di Lewopulo airnya bebas,di kompleks witihama juga bebas,hanya di Loga saja yang masih susah.Apalagi kalau orang dari Balaweling kalau pas macet airnya mesti harus ke Loga.Sehingga untuk dapat satu ember pun musti antri.Saya sudah berjanji untuk membuat bak penampungan di rumah saja supaya bisa menadah air hujan,atau beli tanki karena untuk konsumsi sendiri bisa lama,paling tidak mama saya tidak perlu terlalu capek antri mengangkat air untuk kebutuhan sehari-hari.Saya tidak menyalahkan kepala desa,Kecamatan,apalagi gubernur karena bukan kapasitas saya.Bagaimanapun mereka yang punya tanggung jawab besar.Saya hanya mendoakan dari tanah perantauan agar kebutuhan air minum di kampung itu tidak susah lagi.Seperti iklan di TV yang dari Aqua.
(Anak :)
Sekarang sumber air sudekat.
Beta sonde pernah terlambat lagi
Lebih mudah bantu mamak ambil air untuk mandi adik
Karna mudah ambil air, katong bisa hidup sehat
Bapak ikut bantu deng bapak desa
(Bapak :)
Bila seandainya air macet
Kita mencekkan setiap hari
(Bapak desa :)
Merawat air, pompa
Kita bentuk panitia 10 orang
Mudah-mudahan........
Ketika saya tanya listrik,seperti saya telpon kemarin,kata mama saya sekarang sudah tidak pernah mati lagi,kalau mati pun hanya sebentar.Saya merasakan juga 2 tahun lalu waktu pulang kampung,tiap sore jam 17:00 lampu terang terus sampai pagi.Setidaknya anak-anak saya bisa nonton TV.Awalnya saya ragu bilamana mati lampu pas di kampung,terus kalau anak saya menangis atau minta pulang,,bisa repot.seperti di rumah kalau mati lampu biasa pada nangis dan teriak kepanasan.Ternyata sewaktu di sana mereka tidak peduli.Justru mereka senang duduk di luar rumah,kebetulan ada pondok yang gelap-gelap,katanya asyik,bisa lihat terang bulan,lihat ayam di pohon.Sunyi.mereka betah sekali.Semua di luar dugaan saya.
Saya bilang ke mama saya kalau lampu itu tak akan pernah mati lagi.Semua itu karena Pak Dahlan Iskan menjadi CEO PLN yang sekarang sudah jadi menteri BUMN itu.Saya bilang ke mama saya kalau Flores,NTT, akan terang terus sesuai janji dan sumpah pak Dahlan Iskan sewaktu mengunjungi Biotermal Ulumbu(Pembangkit listrik tenaga panas bumi/PLTP)
Ulumbu itu letaknya di celukan Gunung Poco Ranaka yang indah. Tinggi gunung itu 2.140 meter. Tidak jauh dari Kota Ruteng. sumur uap geothermal itu sudah lama jadi.Dan satu lagi di Mataloko dekat kota Maumere.Bahkan rencananya akan menjadikan Pulau Flores dan sekitarnya sebagai satu-satunya pulau di Indonesia yang seluruh listriknya menggunakan tenaga panas bumi. Digabung dengan energi terbarukan lainnya.Pemprakarsa proyek tersebut, putra daerah Flores, seorang doktor senior di PLN, Vincent Radja, sudah berjuang keras untuk mewujudkannya. Namun, sampai beliau pensiun bahkan meninggal, proyek geothermal Ulumbu itu belum juga selesai.Makanya pak Dahlan Iskan berusaha mewujudkannya.Dan janji pak Dahlan sudah mulai diwujudkan,karena kemarin tgl 11 Nopember 2011 kemarin beliau berada di Kota Ruteng sambil nonton bareng pembukaan sea games bersama bupati Ruteng dan jajarannya.Janji Pak Dahlan untuk mewujudkan proyek ini sebelum akhir tahun 2011 sebagai hadiah untuk flores perlahan terwujud.( sumber dari catatan Dahlan Iskan).
Mudah-mudahan nanti di Malatoko juga sudah jadi,moga-semoga semua pulau kecil di sekitar flores termasuk adonara mendapat imbasnya dari Listrik yang pakai energi panas bumi itu.
Diujung telpon mama saya masih belum mendengar apalagi mengenal siapa itu Pak Dahlan Iskan.Saya bilang kalau beliau itu adalah orang yang memimpin PLN di seluruh Indonesia.Saya jadi yakin kalau mama saya memang belum dengar namanya.Bagaimana Pak Dahlan Iskan bisa dikenal mama saya kalau dia tinggal di Jakarta sana,sedangkan beliau memang jarang obral ngomong di TV? sedangkan belum setahun ini sewaktu ada pemilukada untuk Flotim saya tanyakan mama saya mau pilih siapa,Simon Hayon atau Pak Yosni Herin.Mama saya malah masih bingung mana Simon mana Yosni? Apakah ini menunjukan bahwa para pejabat itu hanya ada sewaktu kampanye saja dalam 5 tahun masa tugas itu?
Di kampung memang orang jarang baca koran.Apalagi mama saya.Mereka nonton TV.tapi sambil lalu saja.Setelah selesai makan malam jam 20:00 malam.Setelah itu lihat TV sebentar, itu pun lihat sinetron.kemudian langsung tidur.Termasuk mama saya.yang ada dipikiran adalah sore pulang dari kebun lampu terang,kemudian urus makan malam,istrirahat,biar besok pagi cepat bangun dan lanjutkan kegiatan rutin lagi.Makanya di kampung itu jam 22:00 Malam sudah sunyi.Lampu dimatikan semua.Yang tertinggal hanya 2 mata lampu.itupun yang 5 watt.Makanya 3 tahun lalu saya pulang terus menggantikan semua mata lampu di rumah pakai lampu philips semua,sampai sekarang katanya masih bagus semua.Sesuai iklan Philips,terus terang,philips terang terus.
Sehingga wajar saja kalau mama saya bahkan tidak pernah mendengar nama Pak Dahlan Iskan.
Tapi yang mama saya tahu adalah sekarang lampu itu tidak pernah mati lagi seperti dulu.Jam 17:00 - 06:30 pagi,hari minggu bahkan sampai sore terang terus.Tidak seperti dulu,satu malam bisa 2 sampai tiga kali mati,bahkan seminggu cuma 2 kali nyala.
Tapi yang mama saya tahu adalah dulu tahun 1990 dia sudah bayar meteran tapi cuma dipasang isntalasi 3 mata dan meteran tidak datang-datang.
Tapi yang mama saya tahu bahwa sejak itu dia hanya bisa tarik kabel dari tetangga karena sudahnya untuk menunggu janji dipasang meteran tadi karena 450 W tidak ada lagi.
Tapi yang mama saya tahu adalah meteran dirumah itu baru saya pasang itu tahun 2005 dengan 900W seharga Rp 3 juta.
Tapi yang mama saya tahu adalah ada tetangga lain memasang dengan harga 4 juta bahkan lebih.
Tapiyang mama saya tahu adalah bulan kemarin ada tetangga yang pasang cuma seharga 1 juta termasuk dengan 3 mata lampu.
Tapi yang mama saya tahu bahwa yang seharga 1 juta itu pakai pulsa seperti HP tapi kadang-kadang-kadang pulsa sering habis terjual jadi mereka masih sering mati lampunya.
Tapi yang mama saya tahu bahwa sampai sekarang lampunya dirumah bahkan hampir tidak pernah lagi mati.kalaupun mati juga paling tidak sampai 1 jam.
Dan saya percaya bahwa tentu lampu nyala terus karena kapan saja saya telpon HP mama saya selalu online.
Terima kasih pak Dahlan Iskan semoga sehat selalu dan terus berkarya untuk bangsa ini.Mohon maaf walaupun mama saya tidak mengenal bahkan mendengar nama bapak tapi saya yakin ribuan orang di flores termasuk mama saya mereka mendoakan siapa yang berjuang untuk memperhatikan mereka orang kecil,dikampung nuh jauh di NTT sana,,yang hanya mengharapkan 1 titik mata lampu untuk menerangi mereka waktu makan malam dengan menu alakadarnya.Dan Sekali-kali mereka bisa tertawa melihat kelakarnya Su'le di Oprah Van Java.
Jangan bosan-bosan ke Flores pak.
Senin, November 14, 2011
Buka Baju pun dianggap biasa.
Kesadaran untuk sekolah waktu itu cukup saya akui.Semasa saya sekolah di SMA Lamaholot Witihama tahun 1992 an, Surya Mandala pun tidak seramai waktu itu.Mungkin juga karena Witihama mulai punya sekolah lamaholot, tapi seingat saya pada tahun 1990 ketiga sekolah si Surya Mandala ini mendapat prosentase kelulusan jelek.Itu juga karena pengaruh peralihan kurikulum pendidikan dari kurikulum tahun 1975 ke kurikulum tahun 1984 sistem CBSA(Cara belajar siswa Aktif).baca (http://materikuliah-pai.blogspot.com/2011/03/pengembangan-kurikulum-pengembangan.html).Sehingga ketiga sekolah di Surya mandala itu kalau tidak salah Nol Persen kelulusannya.Saya juga mendapat imbasnya.kelulusan kami di SMP Negeri Witihama juga parah waktu itu. kami dari 68 siswa yang lulus hanya 8 orang.Saya termasuk salah satu di 8 orang tersebut.Mungkin dari situ perlahan Suryamandala mulai terasa tidak bergema lagi waktu itu.
Kembali ke Tuno Wata Bete. Para Siswa dari Suryamandala waiwerang memanfaatkan kesempatan itu sewaktu liburan untuk janji bakar jagung.Saya masih ingat di Loga semasa jamannya kaka saya Alm Lopi Tokan, Dale beda,Ansis,dll.Mereka dengan orang Adobala,Loba Kiwang Ona,Lamablawa ketemu di loga.Bakar jagung.Belakangan banyak keluarga dan orang dikampung saya menikah dengan orang Pepak,Adobala,dan beberapa kampung lainnya.Semua berawal dari perkenalan sewaktu tuno wata.
Pacaran jaman dulu memang gampang-gampang susah.karena mungkin tradisi,sehingga orang tua yang punya anak gadis,mereka tidak membiarkan anak gadisnya mereka keluar rumah sembarangan.kecuali ada ditemani keluarga atau pergi sekolah keluar daerah,ke ibukota kecamatan atau kabupaten misalnya.itupun harus ikut keluarga.Tidak ada yang kost seperti sekarang ini.Jadi masih cukup sulit untuk ketemu atau pacaran dengan pemuda dari kampung lain.Apalagi kalau tidak bersekolah yang sudah.tidak mungkin itu.Maka selalu ditunggu-tunggu kalau ada pesta adat atau kematian, perhelatan bola kaki yang terjadi setahun sekali biasanya menjelang 17 agustus,yang hingga kini sudah mulai pudar karena namanya sepak bola di indonesia ini indentik dengan tawuran.dimana-mana dan menjalar hingga ke kampung.makanya lihat nasib sepak bola di tanah air ini.Begitu-begitu saja.
Makanya dulu kalau dikampung,lahir disitu,kawin dengan orang dikampung itu dan disitu-situ saja.Setelah kawin barulah yang suami mulai pergi merantau ke negeri Jiran dengan tujuan perbaikan ekonomi,eh malah sampai di Malaysia sudah lihat yang mulai mengerti yang mulus-mulus dan mulai betah di Malaysia karena tidak bisa pulang karena denge ata tutu main lau di ana tou kae.( dikampung dengar kabar kalau bapak su punya anak satu.) Maka jadilah tambah susah maitua dikampung terpaksa dengan susah payah angkat cangkul untuk membiayai hidup keluarga karena anak-anak butuh makan dan sekolah.Makanya pemuda angkatan 1980an yang sudah bersekolah di Waiwerang itu sudah punya pola pikir lain.karena sekolah di Waiwerang itu sudah ketemu pemuda dari kecamatan lain di flores timur.Dari Lembata dan Solor pun banyak yang sekolah di Waiwerang.
Waiwerang dulu ibukotanya kecamatan adonara timur.Sebelum pemekaran di Flores Timur hanya ada 8 kecamatan.Di Adonara hanya ada 2 kecamatan yakni kecamatan Adonara Timur ibukota Waiwerang dan kecamatan Adonara barat ibukota Waiwadan.Dulu sewaktu SD saya hafal mati.hingga nama Camatnya bahkan nama 10 kepala desa di Wilayah Witihama yang dulunya ada 10 desa itu.Dengan Peraturan Daerah Kabupaten Flores Timur No.2 tahun 2006 tentang Pembentukan Kecamatan Baru maka jumlah kecamatan di Kabupaten Flores Timur menjadi 18 Kecamatan.Maka jadilah di Adonara yang tadinya hanya 2 kecamatan sekarang menjadi 8 kecamatan.diantaranya:Kecamatan Wotan Ulumado Ibukota : Baniona,Kecamatan Adonara barat Ibukota : Waiwadan,Kecamatan Adonara Tengah Ibukota : Lewobele,Kecamatan Adonara Timur Ibukota : Waiwerang,Kecamatan Ile Boleng Ibukota : Senadan,Kecamatan Witihama Ibukota : Witihama,Kecamatan Kelubagolit Ibukota : Pepakelu,Kecamatan Adonara Ibukota : Sagu.Entah nanti jadi berapa kecamatan lagi di Adonara saya belum tahu pasti jika rencana pemekaran Adonara jadi kabupaten itu nanti terwujud.
Tentunya orang tua atau kakek nenek kita juga punya cerita yang tidak sungguh kalah hebatnya.Kakek saya Bakar Kopong Boli yang paling hoby melucon selalu punya cerita yang bikin sakit perut kami menahan tertawa kalau kami semua anak,cucunya duduk berkumpul di rumah.Maklum dia dulu laki-laki tunggal dan saudara perempuan itu 7 orang.Jadi tentunya untuk adonara adonara pasti dia sangat dimanja,apapun yang dia minta akan dipenuhi.yang lebih bikin dia bangga bahwa dia yang paling pertama punya sepeda. Sepeda itu dia bawah dari Singapura.Termasuk kebanggaannya bahwa hanya dia yang dikampung kami itu yang bisa merantau sampai di Malaysia.Tapi Saya bahkan tidak pernah mendengar dia bercerita kalau mereka juga Tuno wata.Yang saya tahu pemuda angkatan tahun 1980an yang sekolah di luar itu kampung itu yang sering mengadakan acara Tuno Wata,Piknik bersama ke pantai,hingga pementasan drama.
Makanya kalau bulan Juni atau Juli di kampung suasananya terasa beda.yang lebih membedahkan adalah mereka yang sedang atau sementara menunggu idolanya dari luar kampung itu.Biasanya yang jembatan alias orang yang dipercaya untuk mengatur hubungan itu punya peranan penting.Kita mesti harus mejaga hubungan baik dengan orang ini.karena dia juga menjadi sumber berita yang baik dan bisa juga menjadi sumber berita yang buruk,karena kalau kita macam-macam dengan dia bisa terbongkar semua rahasia.lebih parah lagi kalau Cinta Bola'ka raran lolan seperti lagunya Arie Diaz karena jembatan ini juga bisa retak alias dia yang jembatan sekaligus dia yang dapat.Bagaimana tidak..karena dia yang lebih sering bertemu dengan si dia daripada kita..
DiJaman serba modern dan teknologi informasi yang luar biasa dahsyatnya ini,,semua menjadi serba instan.bahkan pacaranpun serba instan.dengan Sms,telpon,BBM, mereka bisa menghindari resiko buruk ulah si jembatan itu.Tidak perlu waktu dan tempat untuk mengadakan pertemuan apalagi yang ruwet seperti musti acara Tuno Wana,piknik bersama,atau menunggu hajatan atau pesta.Dari kamarpun bisa sudah saling berpegangan,dan berbuat apa saja karena teknologi 3G.Dan yang lebih luar biasa lagi,,kalau pacaran buka baju itu biasa,,dan kalau buka celana..ini dia yang luar biasa..Sungguh terlalu......

